https://www.taiwan-panorama.com/Image/Resize/V1/Uploads/2023/06/236834d6-35ab-40e6-8c90-ee636f6eb979/%E5%8F%B0%E7%81%A3%E9%A3%B2%E9%A3%9F%E6%96%87%E5%8C%96%E8%AE%8A%E9%81%B7%E5%AE%9A%E7%A8%BF-1.jpg?format=webp&mode=crop&quality=80&w=1080

Kuliner Taiwan dikenal kaya rasa, hangat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Makanan di Taiwan lahir dari percampuran budaya Tiongkok, Jepang, dan tradisi lokal, lalu berkembang kuat melalui budaya pasar malam. Inilah yang membuat makanan di Taiwan terasa sederhana tapi selalu ngangenin.

Akar Tiongkok dan Tradisi Lokal

Sebagian besar makanan Taiwan berakar dari masakan Tiongkok selatan, khususnya Fujian dan Guangdong. Namun masyarakat lokal memodifikasi rasa agar lebih ringan, tidak terlalu berminyak, dan lebih manis. Dari sinilah muncul karakter khas kuliner Taiwan yang mudah diterima berbagai lidah.

Pengaruh Jepang yang Masih Terasa

Saat Taiwan berada di bawah kekuasaan Jepang (1895–1945), banyak teknik dan kebiasaan makan Jepang masuk ke kehidupan masyarakat. Contohnya penggunaan bento, kaldu ringan, dan penyajian rapi. Hingga kini, sentuhan Jepang masih terlihat pada makanan, restoran, dan cara penyajian di Taiwan.

Pasar Malam sebagai Jantung Kuliner

Night market atau pasar malam adalah jiwa kuliner Taiwan. Sejak dulu, pasar malam menjadi tempat rakyat berkumpul setelah bekerja. Dari sinilah lahir berbagai street food legendaris seperti ayam goreng Taiwan, mie, sate, hingga makanan kukus sederhana.

Pasar malam bukan sekadar tempat makan, tapi juga ruang sosial dan hiburan.

Sup Mi Sapi, Ikon Nasional

Beef noodle soup atau sup mi sapi mulai populer setelah gelombang migrasi dari Tiongkok daratan. Hidangan ini kemudian diadaptasi dengan bumbu lokal hingga menjadi makanan nasional Taiwan. Bahkan, Taiwan rutin menggelar festival khusus untuk sup mi sapi.

Xiao Long Bao Versi Taiwan

Xiao long bao memang berasal dari Tiongkok, tapi di Taiwan, hidangan ini berkembang dengan kulit lebih tipis dan kuah yang lembut. Versi Taiwan terkenal seimbang antara rasa gurih dan ringan, membuatnya mendunia.

Teh dan Minuman sebagai Budaya

Taiwan punya sejarah panjang dalam budaya teh. Dari tradisi ini kemudian lahir inovasi minuman modern seperti teh susu dan berbagai minuman berbasis teh. Minuman di Taiwan tidak kalah penting dari makanannya.

Makanan Rumahan yang Hangat

Banyak makanan Taiwan berasal dari dapur rumah: nasi dengan lauk sederhana, sup bening, dan tumisan ringan. Konsepnya adalah comfort food—tidak ribet, tapi mengenyangkan dan menenangkan.

BACA JUGA: Sejarah Unik Mengenai Makanan Korea Selatan

Sejarah makanan Taiwan adalah hasil perpaduan budaya, kolonialisme, dan kreativitas rakyat. Dari pasar malam hingga meja makan keluarga, kuliner Taiwan mencerminkan gaya hidup yang hangat, sederhana, dan penuh rasa kebersamaan.