https://twoplaidaprons.com/wp-content/uploads/2020/05/Chinese-pork-dumplings-picking-up-a-dumpling-with-chopsticks.jpg

Asia Timur dikenal sebagai surga kuliner dengan karakter rasa yang kuat, salah satunya adalah umami. Rasa gurih yang dalam ini sering disebut sebagai rasa kelima setelah manis, asin, asam, dan pahit. Umami hadir secara alami dari bahan seperti kaldu, fermentasi, jamur, dan protein hewani. Tak heran jika banyak makanan Asia Timur terasa “nagih” dan membekas di ingatan sejak suapan pertama. Nah yuk kita bahas Makanan Asia Timur dengan Cita Rasa Umami.

Apa Itu Rasa Umami?

Umami pertama kali dikenali secara ilmiah di Jepang dan berasal dari senyawa glutamat. Secara sederhana, umami adalah rasa gurih yang halus dan bertahan lama, bukan tajam seperti asin.

Saat disantap, umami terasa perlahan lalu menyebar di mulut, membuat makanan terasa lebih “penuh” dan memuaskan. Inilah sebabnya banyak masakan Asia Timur menggunakan rebusan lama, fermentasi, atau pengeringan untuk memperkuat rasa alami ini tanpa perlu banyak bumbu. Inilah alasan mengapa banyak hidangan Asia Timur menggunakan proses perebusan lama, fermentasi, atau pengeringan untuk memaksimalkan rasa ini.

Ramen: Gurih Hangat yang Menenangkan

Ramen adalah contoh sempurna bagaimana umami bekerja. Kuahnya dimasak berjam-jam dari tulang ayam atau babi, lalu diperkaya dengan miso, kecap asin, atau kaldu rumput laut. Proses panjang ini menghasilkan rasa gurih mendalam yang terasa hangat dan menenangkan. Topping seperti telur rebus setengah matang dan irisan daging semakin memperkaya lapisan rasa umami di setiap mangkuk.

Kimchi: Fermentasi dengan Karakter Kuat

Dari Korea, kimchi menawarkan umami yang unik lewat proses fermentasi. Kubis atau lobak difermentasi bersama bawang putih, cabai, dan ikan asin. Hasilnya adalah rasa kompleks: pedas, asam, dan gurih menyatu. Kimchi tidak hanya lezat sebagai lauk, tetapi juga sering menjadi bahan dasar sup dan tumisan karena mampu memperkuat rasa masakan lain.

Dumpling dan Isian yang Kaya Rasa

Dumpling Tiongkok berisi daging cincang yang dibumbui bawang, jahe, dan kecap asin. Saat dimasak, sari daging terkunci di kulitnya. Begitu digigit, rasa gurihnya langsung menyebar, sederhana tapi bikin nagih dan memuaskan.

Miso dan Hidangan Berbasis Kedelai

Miso soup memang terlihat sederhana, tapi rasanya termasuk sangat lezat. Pasta miso dari fermentasi kedelai menghadirkan umami lembut yang berpadu dengan kaldu rumput laut dan tahu. Hasilnya gurih, ringan, dan menenangkan, cocok dinikmati sebagai pembuka untuk membangkitkan selera makan.

Lu Rou Fan: Sederhana tapi Membekas

Lu Rou Fan dari Taiwan menyajikan nasi putih hangat dengan siraman daging babi cincang berbumbu kecap dan rempah. Lemak daging yang dimasak perlahan menyatu dengan saus, menghasilkan rasa gurih-manis yang kaya umami. Sederhana tapi hangat dan bikin nagih, tak heran jadi comfort food favorit.

BACA JUGA: Hidangan Fermentasi Asia Timur yang Unik dan Kaya Manfaat

Umami menjadi benang merah dalam banyak masakan Asia Timur. Lewat teknik masak tradisional dan bahan yang tepat, rasa ini membuat hidangan terasa lebih dalam, hangat, dan berkesan. Sekali mencicipinya, umami mudah melekat di pikiran dan bikin ingin kembali menikmatinya.