
Berikut tiga restoran ikonik yang bisa menjadi pintu masuk terbaik untuk menjelajahi kekayaan rasa kuliner Tiongkok. Masing-masing punya ciri khas kuat dan merepresentasikan gaya masak yang berbeda.
Quanjude

Signature: Peking Duck
Quanjude adalah restoran legendaris yang sudah berdiri sejak abad ke-19 dan dikenal sebagai rumah asli bebek panggang Peking. Ciri khasnya ada pada kulit bebek yang sangat renyah, dipanggang dengan teknik tradisional menggunakan kayu khusus. Bebek disajikan bersama pancake tipis, saus manis, dan irisan daun bawang, menciptakan perpaduan rasa gurih dan manis yang elegan.
Restoran ini cocok untuk kamu yang ingin merasakan kuliner klasik Tiongkok yang autentik dan bersejarah.
Din Tai Fung

Signature: Xiao Long Bao
Din Tai Fung terkenal di seluruh dunia berkat pangsit berkuahnya yang presisi. Setiap Xiao Long Bao dibuat dengan ukuran, lipatan, dan isi yang konsisten. Saat digigit, kuah hangat di dalamnya langsung meleleh di mulut.
Rasanya ringan, bersih, dan seimbang—cerminan gaya kuliner Tiongkok modern yang rapi, elegan, dan nyaman dinikmati siapa saja.
Da Dong Roast Duck

Signature: Roast Duck Modern Style
Da Dong menawarkan versi modern dari bebek panggang Tiongkok. Kulitnya tetap renyah, tetapi lemaknya lebih ringan dan penyajiannya lebih artistik. Cocok untuk penikmat kuliner yang ingin rasa klasik dengan sentuhan kontemporer.
BACA JUGA: Kuliner Seafood Taiwan Yang Elegan
Restoran ini sering jadi favorit pecinta kuliner internasional yang mencari pengalaman tradisional tapi terasa premium. Dari warisan klasik, presisi modern, hingga inovasi kontemporer, semuanya berpadu membentuk identitas kuliner yang kaya dan berlapis. Inilah yang membuat kuliner Tiongkok terus relevan, mendunia, dan selalu menarik untuk dijelajahi lebih dalam.
Dari ketiga restoran yang direkomendasikan—Quanjude, Din Tai Fung, dan Da Dong Roast Duck—kita bisa melihat bahwa kuliner Tiongkok bukanlah satu rasa tunggal, melainkan spektrum pengalaman kuliner yang luas, dalam, dan terus berkembang. Masing-masing restoran mewakili pendekatan yang berbeda dalam mengolah tradisi, mulai dari yang sangat klasik hingga yang modern dan inovatif.


















